Blinking Hello Kitty Angel
Blinking Hello Kitty Angel
Blinking Hello Kitty Angel
Blinking Hello Kitty Angel

Jumat, 28 November 2014

Mengagumimu dari Jauh

Kebayang gak sih, gimana rasanya melihat seorang yang kita kagumi tetapi kita hanya bisa mengagumi dia dari jauh saja? Sakit bukan?
Yaa! Itulah y ang aku rasakan selama 3 tahun! lamanya. Berusa untuk menjadi sosok yang terlihat di depan matanya selama 3 tahun, berusaha menjadi orang yang paling depan ketika dia terjatuh. Itulah aku!
BODOH?? Mungkin. Yaa aku mungkin bodoh, mana ada (apalagi seorang wanita) yang mampu bertahan se!lama itu demi menjadi orang yang berarti bagi laki-laki yang ia kagumi. Padahal sebenarnya ada mereka yang "mau" menjadi seorang spesial bagiku. Tetapi tidak menutup kemungkinan ada yang sama seperti aku! Senasib, sepenanggungan. Heuheu..
Tak ada lagi kata-kata yang bisa aku ungkapkan terhadap peristiwa ini, tetapi aku hanya ingin membagi kisahku dan betapa berartinya kalian (yang pula mengaguminya hanya dari kejauhan), tanpa kita yang bernasib seperti ini mungkin cinta tak ada artinya.
Cinta itu memang butuh perjuangan, tetapi bukan perjuangan sepihak saja lho. Lantas apalah perjuanganku? Aku tidak mampu mendapatkan dia. Dan sampai aku lulus SMA pun aku tidak bisa menjadi sosok yang ia kagumi pula. Sedih, kecewa dan apalah arti cinta bagiku?
Aku hanya bisa memeluknya tanpa memeluknya, menyayangina tanpa ada di sampingnya.
Apakah terbayang betapa sakitnya jika orang yang kalian sayangi menceritakan pada kalian bahwa dia sedang mencintai "kekasihnya"? Menceritakan betapa indahnya percintaan mereka, menceritakan betapa seriusnya dia ingin menjadi yang terakhir bagi kekasihnya! Aaaah rasanya dunia ini tak adil! Di saat teman teman sebayaku sedang menikmati indahnya dunia percintaan di bangku SMA, sedangkan akuuu? Apakah tidak ada kesempatan bagiku lagi? Mengapa aku tidak mau melupakannya? Tapi apakah melupakan itu begitu mudah? Yaa diucapkannya memang sangat sangat mudah, tapi bagiku? Ini sama sekali tidak mudah!

Kamis, 17 Juli 2014

Do'a Malamku

Ya Allah, berikanlah aku jodoh yang baik iman maupun islamnya.
Hati maupun jiwanya.
Nafkah lahir maupun batinnya.
Dunia maupun akhiratnya
Jasmani maupun Rohaninya 
Indah di setiap langkah-langkahnya
Merasa sejuk di dekapnya
Merasa tentram dalam Do'anya
Merasa nyaman di sampingnya
Merasa terjaga di setiap lindungannya
Semoga Engkau masih mempersediakan banyak orang-orang baik untuk yang baik pula
Terimakasih atas nikmat maupun hikayatmu
Semoga Engkau senantiasa mendengar segala naungan para umat-MU.
Aamiin ..

Minggu, 29 Juni 2014

Matahari begitu hangat menyapaku pagi ini, namun disela persimpangan jalan, aku merasakan angin yang berhembus yang dinginnya sampai menusuk ke tulang. Indahnya gunung dengan gedung-gedung tinggi yang hampir sampai mencakar langit nan biru menjadi obat bagi mataku yang minus. Pemandangan ini sungguh luar biasa, Kuasa-Mu begitu Indah. Besarnya kasih sayang sang Maha Pengasih membuat pemandangan di sekelilingku nampak cantik.

Bukankah kita harus bersyukur kepada-Nya? Dikala apa yang kita lihat merupakan cipataan-Nya yang tiada dua?

Bagaimana dengan suasana kerjaku saat ini? Yang nampak begitu semeraut, tidak adanya lagi rasa kebersamaan terhadap teman seperjuangan. Yang sama-sama berjuang untuk mencari nafkah untuk biaya hidupnya, untuk anak dan istrinya, dan untuk keluarganya!

Ya Alloh, aku mohon Engkau bisa menyatukan lagi kepingan-kepingan kebersamaan yang pernah kita lalui. Aku mohon dibukakan pintu hati bagi rekan kerjaku yang tak lagi bersahabat.

Berilah aku kemudahan untuk mencari rejeki-Mu, Ya Rabb ..

Kuatkanlah aku terhadap goncangan menuju pintu rejeki-Mu ..

Jadikanlah aku yang terkuat yang mampu berlari untuk mencapai rejeki-Mu ..

Aamiin.


Minggu, 08 Juni 2014

Let Me Be (I do)

Ketika hujan turun di sore hari, seseorang itu datang dengan membawa senyuman.
Aku pun teringat, bahwa dia tetap akan datang dengan rangkaian bunga walau badai menerpanya.
Inikah yang dikatakan dengan setia?
Begitu aku melihat jendela, dengan rintikan air hujan, ia pun mengangkat kakinya menuju pintu rumah.
Dalam dinginnya menjelang malam, aku terburu-buru ingin membukakan pintu. Suara bel pun berbunyi. "Ting tong .. "
Begitu hebatnya dentuman jantungku, nadipun terasa cepat menggetarkan tanganku. "Oh, Tuhan.. Aku yakin dengan langkah ini, dia adalah orang yang tepat dan aku mau membuka pintu hati ini untuknya."
Akupun membukakan pintu dengan gemetar yang begitu dahsyat. Senyumnya yang terlihat malu-malu membuatnya semakin menawan. Wajahnya yang tertunduk membuatnya semakin elegan. Aku tak kuasa melihat pakaiannya yang tak kering, mungkin membuat tubuhnya pun kedinginan. 
Mempersilahkan ia masuk, dengan memberikan handuk untuk mengeringkan wajah dan tangannya membuat aku semakin tak kuasa menahan haru.
Memberinya secangkir teh manis, membuat aku semakin tak kuasa menahan gemetar.

"Let Me Be (I Do)"

It’s a Sunday afternoon
The rain falls lightly on my window
It was cold but when you smile
I feel the warmth inside of me

Little did I know you’re about to take my breath away
When you take my hand, look right into my soul and say

Let me be the one to share your dream
Be the one to fly you to the stars
Share your fears and wipe your tears to live in truth with you
Let me be the one to share your world
Simply be my one and only love
To have and to hold and to cherish for all my life

You don’t have to wait
Baby you don’t even really have to ask (I do)
You’ve been the best friend,
You’ve been my greatest inspiration

Little did I know you’re about to take my breath away
When you take my hand, look right into my soul and say

Let me be the one to share your dream
Be the one to fly you to the stars
Share your fears and wipe your tears to live in truth with you
Let me be the one to share your world
Simply be my one and only love
To have and to hold and to cherish for all my life

Yes I do ..

I'm so glad that you're mine
And baby you’re the one for me
Every step of your way
I’ll be by your side
Forever I do