Blinking Hello Kitty Angel
Blinking Hello Kitty Angel
Blinking Hello Kitty Angel
Blinking Hello Kitty Angel

Jumat, 24 April 2015

Cewek Bodoh !!

Begini, apabila ada yang mengatakan aku cewek bodoh, silahkan!
Mungkin aku memang bodoh, mengapa?
Di sini aku hanya memandang bahwa cinta adalah indah. berdua, tertawa, bersama dan hal-hal yang membuat hati gembira. Tapi ternyata salah! Di sana pun ada air mata, tangis dan teriris. Luka hati memang sulit untuk disembuhkan tapi mengapa aku tetap menyayanginya?
Tak habis pikir, mengapa laki-laki mencintai perempuan sebegitunya, dari 100% hingga titik 0%? Sedangkan perempuan sebaliknya, dari 0% ke 100%? Memang tidak semua, tapi kebanyakan mengalami hal serupa.
Bodoh! Mengapa aku sangat mencintainya dikala dia sudah tak mencintaiku lagi?
Bodoh! Mengapa aku berani mempertahankannya hanya karena cinta?
Bodoh! Mengapa aku tak bisa membuat waktuku sendiri?
Bodoh! Mengapa aku harus dan selalu ingin dekatnya?
Bodoh! Sungguh bodoh!
Aku mungkin seorang dari seribu perempuan yang merasakan hal ini, mungkin perempuan lain sudah meninggalkan laki-laki macam ini. Tapi mengapa aku tidak bisa?
Berikan aku alasan, Ya Tuhan ...
Berikan aku jalan, bahwa dia yang menyia-nyiakan aku adalah bukan laki-laki yang tepat untukku.

2 tahun kami bersama, hubungan kami sudah mau serius, memebicarakan hal-hal ke depannya, kami punya tabungan bersama, kami sudah merasakan suka, duka, susah, senang, tangis, canda, amarah dan tawa bersama. Tapi suatu ketika, dia tak ada lagi waktu untukku. Dia lebih memilih waktunya untuk bersama kawan dan pekerjaannya.
Aku tahu, tanggung jawab bagi pekerjaan adalah hal positif yang memang laki-laki harus pertahankan. Karena sibuknya bisa membuahkan hasil untuk masa depannya. Tapi belakangan ini, sibuknya tidak karuan. Dia rela bekerja demi temannya. Maksudnya apa? Ya, dia bekerja menggantikan temannya sehingga dia mendapat shift sore secara terus menerus. Alhasil kerjanya sampai jumping-jumping! Dia mungkin tidak tahu, bahwa aku sangat khawatir karena angin malam, aku khawatir karena aku tahu, dia tak bisa tidur sebentar, aku takut dia sampai drop. Tapi ke khawatiranku tak digubrisnya. Dia lebih memilih untuk menurut terhadap temannya. Ya mungkin karena temannya adalah perempuan cantik sehingga dia tak tega melihat perempuan bekerja shift sore yang harus pulang malam. Sedangkan dia lebih memilih melepas aku untuk pulang sendirian, tak melihat bahwa aku ingin bersama dia melulu, tak memandang bahwa waktunya denganku sudah tersita demi pekerjaannya yang sekarang. Aku salah menuntut waktumu, mas? Aku selalu salah. Pembelaan demi pembelaan yang dia lakukan terhadap pekerjaan dan kawannya memang patut diacungi jempol. Aku bukan prioritas utamanya, sedangkan aku selalu memprioritaskan dia. Akuu bodoh! Aku lebih memilih dengan dia dibandingkan teman-temanku, tapi sebaliknya dia lebih memilih teman-temannya dibanding aku.
Tuhan, betapa berlebihannya aku mencintai dia. Bagaimana caranya agar aku tak mencintai dia lagi? Bagaimana agar dia berganti posisi denganku? Bagaimana caranya agar aku pun menyayangi dia dengan cara biasa-biasa saja, sama seperti dia?
Aku bodoh! Mengapa bisa seperti ini demi mencintai laki-laki?
Aku hanya waktu sisa, kalau ada waktu ya denganku, kalau tidak ada ya jangan harap bisa dengannya!
Dimana letak kesalahanku memeperhatikan dia? Tolong tunjukkan!
Seminggu sekali, adapun waktu, dia futsal. Adapun waktu, dia makan-makan. Adapun waktu, dia tidur. Adapun waktu, tukeran shift sore. Aaaah sebagian besar demi teman-temannya dan dunianya. Sedangkan dunia aku hanya bekerja, kuliah dan dia.
Tidak ada waktuku untuk teman-teman karena aku memandang dia, lebih asyik dengannya menghabiskan waktu berdua. Tapi dia tak seperti itu... Hahaha Bodoh! Benar-benar bodoh! Cewek bodoh memang, dipermainkan seenaknya!
Lantas apa yang harus aku lakukan sekarang? Bukankan aku pun harus sibuk, supaya kita sama-sama sibuk? Dan tak ada lagi waktu untuk hubungan kita? Supaya hubungan kita biasa-biasa saja? Supaya hancur maksudmu?
Dimana letak nuranimu? Adakah perempuan lain yang rela membagi waktunya hanya untukmu? Sedangkan kau tidak menghargainya? Waktu adalah berharga. Tolong kamu mengerti akan hal itu!! Tak sedikitpun kamu tersentuh dengan tulisan bodohku?
Kamu memang sudah berubah, tidak seperti dahulu ketika kamu mencintai aku di titik 100%. Aku merasakan mungkin hanya 0,5% saja cintamu sekarang!

Ya Tuha, jadikan aku perempuan yang kuat, yang mandiri, yang mampu membagi waktu bukan hanya untuknya saja, yang kuat tanpa dia, yang bahagia tanpa dia! Janganlah kau siksa aku dengan perasaan sepi seperti ini. Aku harus lebih mendekatkan diri kepadamu, Ya Rabb. Karena Engkau Yang Maha Tahu, dengan siapa aku akan dipertemukan di masa yang akan datang. Terima kasih telah memberiku pelajaran, dengan atau bukan dengan dia aku harus ikhlas mulai dari sekarang. Aku harus belajar sendiri mulai dari sekarang. Aku belum melepasnya, tapi aku harus belajar, siapa tahu dia lebih memilih teman-temannya atau fokus terhadap pekerjaannya :')

Selasa, 21 April 2015

Aku bisa apa?

Belakangan ini, aku merasa tak dihargai. Tak dihargai oleh lelaki pilihanku. Dia menganggap aku begitu lemah dan mampu dipermainkan hatinya. Aku bisa apa? Sedangkan hati dan rasa cintaku tak pudar terhadapnya. Di sini aku meratapi, apa yang salah pada diriku? Begitu aku mencintainya dan aku rela bersakit karenanya. Apakah ini adil terhadap wanita?
Belakangan ini, aku merasa sudah tak nyaman, tak ada tempat lagi bagiku di hatinya. Entah apa yang ada di pikirannya sampai-sampai dia begitu berani terus-menerus menyalahkan wanita. Aku bisa apa? Sedangkan hati ini harus kuat menghadapinya. Hati ini harus masih tegar terhadapnya. Apakah ini adil tehadap wanita?
Yang aku tahu, wanita selayaknya dilindungi dari hal sekecil apapun. Bukan dengan amarah sekecil apapun. Aku bisa apa? Sementara aku sangat menyayanginya.
Logika begitu kuat, hati pun begitu tegar. Di mana semua perih yang akan mengubah aku untuk pergi darinya? Aku bisa apa? Sementara raga ini tetap mengacu padanya. Kuat, aku harus kuat! Mengapa? Karena aku yakin, sebisa mungkin wanita sabar sampai diperlakukan bahkan hal terburuk pun, akan ada indahnya pelangi yang menghiasi hati. Lembutnya hati wanita sampai luka segorespun kau pikirkan, sampai bentakan dengan nada sekecil itupun kau masukkan ke dalam hati, sampai raga menyentuh nurani pun kau linangkan air mata.
Tak tahu lagi apa yang harus dilakukan agar hati ini bisa sekuat baja, agar berbagai tekanan yang datang mampu sirna, agar jiwa ini tetap kuat seperti karang di lautan, agar air mata ini beku tak menghiasi pipi meronaku lagi!
Di manakah perasaan dia yang begitu keras mengajarkan kekuatan untukmu?
Wahai pria, lelaki pilihanku.
Aku tahu engkau maha baik, tapi Tuhan jauh lebih baik. Janganlah kau memperburuk derajatmu dengan tidak menghargai aku. Ku menyayangimu agar kau menjadi pelindungku. Ku mencintaimu agar kau menjadi sandaranku. Ku memperjuangkanmu, agar kelak kita akan bahagia sampai menua :')

Jumat, 28 November 2014

Mengagumimu dari Jauh

Kebayang gak sih, gimana rasanya melihat seorang yang kita kagumi tetapi kita hanya bisa mengagumi dia dari jauh saja? Sakit bukan?
Yaa! Itulah y ang aku rasakan selama 3 tahun! lamanya. Berusa untuk menjadi sosok yang terlihat di depan matanya selama 3 tahun, berusaha menjadi orang yang paling depan ketika dia terjatuh. Itulah aku!
BODOH?? Mungkin. Yaa aku mungkin bodoh, mana ada (apalagi seorang wanita) yang mampu bertahan se!lama itu demi menjadi orang yang berarti bagi laki-laki yang ia kagumi. Padahal sebenarnya ada mereka yang "mau" menjadi seorang spesial bagiku. Tetapi tidak menutup kemungkinan ada yang sama seperti aku! Senasib, sepenanggungan. Heuheu..
Tak ada lagi kata-kata yang bisa aku ungkapkan terhadap peristiwa ini, tetapi aku hanya ingin membagi kisahku dan betapa berartinya kalian (yang pula mengaguminya hanya dari kejauhan), tanpa kita yang bernasib seperti ini mungkin cinta tak ada artinya.
Cinta itu memang butuh perjuangan, tetapi bukan perjuangan sepihak saja lho. Lantas apalah perjuanganku? Aku tidak mampu mendapatkan dia. Dan sampai aku lulus SMA pun aku tidak bisa menjadi sosok yang ia kagumi pula. Sedih, kecewa dan apalah arti cinta bagiku?
Aku hanya bisa memeluknya tanpa memeluknya, menyayangina tanpa ada di sampingnya.
Apakah terbayang betapa sakitnya jika orang yang kalian sayangi menceritakan pada kalian bahwa dia sedang mencintai "kekasihnya"? Menceritakan betapa indahnya percintaan mereka, menceritakan betapa seriusnya dia ingin menjadi yang terakhir bagi kekasihnya! Aaaah rasanya dunia ini tak adil! Di saat teman teman sebayaku sedang menikmati indahnya dunia percintaan di bangku SMA, sedangkan akuuu? Apakah tidak ada kesempatan bagiku lagi? Mengapa aku tidak mau melupakannya? Tapi apakah melupakan itu begitu mudah? Yaa diucapkannya memang sangat sangat mudah, tapi bagiku? Ini sama sekali tidak mudah!

Kamis, 17 Juli 2014

Do'a Malamku

Ya Allah, berikanlah aku jodoh yang baik iman maupun islamnya.
Hati maupun jiwanya.
Nafkah lahir maupun batinnya.
Dunia maupun akhiratnya
Jasmani maupun Rohaninya 
Indah di setiap langkah-langkahnya
Merasa sejuk di dekapnya
Merasa tentram dalam Do'anya
Merasa nyaman di sampingnya
Merasa terjaga di setiap lindungannya
Semoga Engkau masih mempersediakan banyak orang-orang baik untuk yang baik pula
Terimakasih atas nikmat maupun hikayatmu
Semoga Engkau senantiasa mendengar segala naungan para umat-MU.
Aamiin ..

Minggu, 29 Juni 2014

Matahari begitu hangat menyapaku pagi ini, namun disela persimpangan jalan, aku merasakan angin yang berhembus yang dinginnya sampai menusuk ke tulang. Indahnya gunung dengan gedung-gedung tinggi yang hampir sampai mencakar langit nan biru menjadi obat bagi mataku yang minus. Pemandangan ini sungguh luar biasa, Kuasa-Mu begitu Indah. Besarnya kasih sayang sang Maha Pengasih membuat pemandangan di sekelilingku nampak cantik.

Bukankah kita harus bersyukur kepada-Nya? Dikala apa yang kita lihat merupakan cipataan-Nya yang tiada dua?

Bagaimana dengan suasana kerjaku saat ini? Yang nampak begitu semeraut, tidak adanya lagi rasa kebersamaan terhadap teman seperjuangan. Yang sama-sama berjuang untuk mencari nafkah untuk biaya hidupnya, untuk anak dan istrinya, dan untuk keluarganya!

Ya Alloh, aku mohon Engkau bisa menyatukan lagi kepingan-kepingan kebersamaan yang pernah kita lalui. Aku mohon dibukakan pintu hati bagi rekan kerjaku yang tak lagi bersahabat.

Berilah aku kemudahan untuk mencari rejeki-Mu, Ya Rabb ..

Kuatkanlah aku terhadap goncangan menuju pintu rejeki-Mu ..

Jadikanlah aku yang terkuat yang mampu berlari untuk mencapai rejeki-Mu ..

Aamiin.


Minggu, 08 Juni 2014

Let Me Be (I do)

Ketika hujan turun di sore hari, seseorang itu datang dengan membawa senyuman.
Aku pun teringat, bahwa dia tetap akan datang dengan rangkaian bunga walau badai menerpanya.
Inikah yang dikatakan dengan setia?
Begitu aku melihat jendela, dengan rintikan air hujan, ia pun mengangkat kakinya menuju pintu rumah.
Dalam dinginnya menjelang malam, aku terburu-buru ingin membukakan pintu. Suara bel pun berbunyi. "Ting tong .. "
Begitu hebatnya dentuman jantungku, nadipun terasa cepat menggetarkan tanganku. "Oh, Tuhan.. Aku yakin dengan langkah ini, dia adalah orang yang tepat dan aku mau membuka pintu hati ini untuknya."
Akupun membukakan pintu dengan gemetar yang begitu dahsyat. Senyumnya yang terlihat malu-malu membuatnya semakin menawan. Wajahnya yang tertunduk membuatnya semakin elegan. Aku tak kuasa melihat pakaiannya yang tak kering, mungkin membuat tubuhnya pun kedinginan. 
Mempersilahkan ia masuk, dengan memberikan handuk untuk mengeringkan wajah dan tangannya membuat aku semakin tak kuasa menahan haru.
Memberinya secangkir teh manis, membuat aku semakin tak kuasa menahan gemetar.

"Let Me Be (I Do)"

It’s a Sunday afternoon
The rain falls lightly on my window
It was cold but when you smile
I feel the warmth inside of me

Little did I know you’re about to take my breath away
When you take my hand, look right into my soul and say

Let me be the one to share your dream
Be the one to fly you to the stars
Share your fears and wipe your tears to live in truth with you
Let me be the one to share your world
Simply be my one and only love
To have and to hold and to cherish for all my life

You don’t have to wait
Baby you don’t even really have to ask (I do)
You’ve been the best friend,
You’ve been my greatest inspiration

Little did I know you’re about to take my breath away
When you take my hand, look right into my soul and say

Let me be the one to share your dream
Be the one to fly you to the stars
Share your fears and wipe your tears to live in truth with you
Let me be the one to share your world
Simply be my one and only love
To have and to hold and to cherish for all my life

Yes I do ..

I'm so glad that you're mine
And baby you’re the one for me
Every step of your way
I’ll be by your side
Forever I do

Jumat, 23 Agustus 2013

Jadikan Aku Nyatamu

Aku ingin menjadi seseorang yang fotonya ada di kamarmu, yang seringkali kau tatap lama-lama seusai kamu mengucap doa pada Tuhan.
Aku ingin jadi wanita yang namanya kau sebutkan dalam doa, dengan bulir air mata, tanpa banyak berkata.
Aku ingin jadi wanita yang kau belai rambutnya, dengan hati yang tulus dan kata bermakna.
Aku ingin menjadi yang kau kecup keningnya saat kau melihatku dengan matamu.
Aku ingin menjadi seorang yang mampu membasuh setiap keringatmu, seusai kau lelah melewati hari.
Aku ingin kau sebut dalam do'a, dalam kasih, bukan dalam amarah.
Aku ingin menjadi satu-satunya yang kau simpan namanya dalam hati, yang kau pikirkan bukan dalam benci.
Aku ingi menjadi seseorang yang jiwa dan raganya kau cintai dengan hati tanpa adanya insan kedua.
Aku, ingin mejadi yang pertama kali kau tatap ketika kau bangun dari tidurmu.
Aku, ingin menjadi yang terakhir dalam hidupmu.

Jadikan Aku yang nyata bagimu, yang halal bagimu, yang mampu membawa anganmu sampai ujung waktumu.
Jadikan aku yang selalu ada disisimu ketika kamu gundah, yang mampu membawamu indah.